Kalau boleh jujur, dulu aku termasuk tim yang paling malas pakai moisturizer lho, Beauty Squad. Kenapa? Soalnya, kulitku sudah berminyak tanpa tahu banyak manfaat moisturizer untuk kulit berminyak.
Aku malah khawatir kalau maksa pakai pelembab, siang harinya ntar malah kulitku makin berminyak.
Alhasil, selama bertahun-tahun langkah skincare yang kuanggap paling aman cuma membersihkan wajah dan pakai sunscreen. Kelar.
Moisturizer? Jelas aku skip-lah.
Padahal, pemahamanku kurang tepat. Wajah yang berminyak mungkin terlihat lembab. Tapi, kadang terasa ketarik sehabis cuci muka. Sudah gitu, makeup juga lebih cepat luntur.
Aku sampai pada kesimpulan bahwa kulit berminyak emang menghasilkan minyak lebih banyak, tapi bukan berarti nggak butuh kelembaban.
Kenapa Banyak Orang dengan Kulit Berminyak Menghindari Moisturizer?
Kalau melihat pengalaman teman-teman atau baca berbagai diskusi skincare, ternyata alasannya hampir sama.
Banyak orang dengan kulit berminyak menghindari moisturizer karena:
- takut wajahnya semakin mengkilap,
- pernah mencoba moisturizer yang terlalu berat,
- merasa minyak alami kulit sudah cukup,
- atau percaya bahwa moisturizer hanya dibutuhkan oleh pemilik kulit kering.
Aku juga pernah berpikir kayak gitu. Apalagi beberapa tahun lalu pilihan moisturizer untuk kulit berminyak belum sebanyak sekarang. Banyak produk yang terasa lengket dan berat sehingga bikin wajah terasa nggak nyaman.
Terus, aku jadi mikir kalau pakai moisturizer cuma bikin wajah makin berminyak. Padahal kenyataannya nggak sesederhana itu.
Kulit Berminyak dan Kulit Terhidrasi Itu Dua Hal yang Berbeda

Kulit berminyak berarti kulit memproduksi sebum atau minyak dalam jumlah lebih banyak. Sedangkan kulit dehidrasi berarti kulit kekurangan kadar air.
Jadi, bukan nggak mungkin seseorang punya kulit yang sangat berminyak sekaligus mengalami dehidrasi.
Awalnya aku juga bingung mendengarnya. Tapi setelah kuperhatikan lagi, ternyata masuk akal.
Misalnya, ketika terlalu sering mencuci wajah, pakai produk yang terlalu keras, terlalu sering eksfoliasi, atau berada di ruangan ber-AC sepanjang hari.
Kondisi-kondisi tersebut bisa bikin kadar air dalam kulit berkurang. Sehingga mengakibatkan kulit terasa nggak nyaman meskipun permukaannya tetap kelihatan berminyak.
Di sinilah moisturizer punya peran yang penting.
Kalau selama ini kamu sedang belajar membangun rutinitas basic skincare, moisturizer sebenarnya termasuk langkah yang cukup penting untuk membantu dalam menjaga keseimbangan kelembaban kulit sehari-hari.
Saat Kulit Kehilangan Kelembaban, Produksi Minyak Bisa Meningkat
Aku pernah berpikir kalau semakin sedikit pelembab yang kupakai, maka akan semakin sedikit juga minyak yang muncul di wajahku. Padahal, kenyataannya nggak selalu begitu.
Aku pernah baca tentang kulit di salah satu blog kecantikan. Katanya saat kulit merasa kehilangan kelembaban, tubuh akan merespon dengan meningkatkan produksi minyak sebagai mekanisme perlindungan diri.
Gampangannya, kulit akan berusaha bikin dirinya nyaman saat kondisinya terasa aneh. Kering misalnya. Atau kurang lembab.
Gini deh. Pernah nggak sih, Beauty Squad-ku merasa wajah kelihatan amat sangat berminyak hanya dalam beberapa jam setelah cuci muka?
Kalian pikir itu karena kalian pakai moisturizer?
No no ya. Kalian cuma salah pilih moisturizer saja. Ada 3 tekstur moisturizer yang tersedia di pasaran. Coba deh pelajari perbedaan moisturizer gel, lotion, dan cream dulu! Biar kalian nggak salah pilih.
Aku yakin setelah rutin memakai moisturizer dengan tekstur dan kandungan yang lebih sesuai untuk kondisi kulit, lama-lama kondisi kulit justru akan terasa lebih stabil.
Emang nggak langsung berubah dalam semalam, tetapi perlahan wajah kalian pasti nggak lagi terasa terlalu ketarik sehabis mencuci muka. Selain itu, minyak berlebih juga terasa lebih terkendali.
Manfaat Moisturizer untuk Kulit Berminyak

Masih ada Beauty Squad-ku yang tanya apakah kulit berminyak masih butuh pakai moisturizer?
Nih perhatikan baik-baik ya. Kulit berminyak juga butuh moisturizer. Lebih tepatnya, moisturizer yang teksturnya gel.
Lagian nih ya, ada banyak lho manfaat moisturizer untuk kulit berminyak. Biar kujelaskan satu demi satu ya!
1. Membantu Menjaga Keseimbangan Kulit
Saat kelembaban kulit terjaga dengan baik, wajah biasanya terasa lebih nyaman sepanjang hari. Nggak terlalu kering sehabis mencuci muka, tetapi juga nggak terasa haus banget sampai memicu rasa nggak nyaman pada kulit.
Intinya, kondisi kulit jadi lebih seimbang gitu lho, Beauty Squad-ku.
Aku sendiri mulai merasakan perbedaannya setelah rutin memakai moisturizer yang sesuai dengan jenis kulitku.
Wajah memang tetap menghasilkan minyak karena itu karakter alami kulit berminyak. Nggak bisa berubah.
Tapi, yang harus kalian tahu adalah kulit rasanya jadi lebih stabil daripada sebelumnya. Nggak lagi terasa kering lalu tiba-tiba sangat berminyak beberapa jam kemudian.
Buatku, inilah salah satu alasan kenapa moisturizer menjadi bagian penting dalam rutinitas skincare, bahkan untuk pemilik kulit berminyak sekalipun.
2. Mendukung Skin Barrier
Skin barrier adalah lapisan pelindung paling luar pada kulit yang tugasnya cukup penting, yaitu bantu menjaga kelembaban kulit sekaligus melindungi kulit dari iritasi, polusi, alergen, dan berbagai faktor lingkungan lainnya.
Makanya ketika skin barrier terganggu, kulit biasanya jadi lebih rewel. Ada yang mulai terasa kering, gampang merah, terasa perih saat memakai skincare, bahkan jadi lebih sensitif dari biasanya.
Di kondisi seperti itu, moisturizer bantu untuk memberikan dukungan pada lapisan pelindung kulit agar tetap terjaga.
Menurut berbagai sumber dermatologi, moisturizer bekerja dengan membantu untuk meningkatkan kadar air pada kulit serta mendukung fungsi perlindungan alami kulit agar nggak mudah kehilangan kelembaban.
Karena itulah, sekarang aku nggak lagi melihat moisturizer hanya sebagai produk pelembab biasa.
Buatku, moisturizer lebih seperti teman yang menenangkan saat kulit sedang sensitif, terasa kering, atau mulai menunjukkan tanda-tanda nggak nyaman.
Terutama kalau moisturizer tersebut mengandung bahan pendukung skin barrier kayak ceramide, glycerin, hyaluronic acid, atau fatty acids yang memang sering digunakan untuk bantu menjaga kelembaban dan fungsi pelindung kulit.
Dan yang paling terasa, saat skin barrier lebih terjaga, kulit biasanya juga terlihat lebih sehat, lebih nyaman, dan nggak mudah bereaksi berlebihan terhadap produk skincare yang kugunakan sehari-hari.
3. Membantu Produk Skincare Lain Bekerja Lebih Nyaman
Di berbagai artikel kecantikan sering dijelaskan bahwa moisturizer membantu mengunci kelembaban sekaligus mendukung penyerapan dan penggunaan produk skincare lain dalam rutinitas harian.
Dengan kata lain, moisturizer bukan sekadar pelengkap, tapi membantu untuk bikin rangkaian skincare terasa lebih optimal di kulit.
Dan jujur saja, sejak lebih rutin memakai moisturizer yang sesuai, kulitku terasa jauh lebih tenang. Saat menggunakan serum atau treatment tertentu, wajah nggak lagi mudah terasa kering atau rewel seperti dulu.
Soalnya, ternyata kadang yang dibutuhkan kulit bukan menambah semakin banyak produk, tapi memastikan kelembabannya tetap terjaga.
4. Membuat Tampilan Kulit Lebih Sehat
Menurut sumber yang ku baca, kondisi kulit yang lembab juga membantu proses regenerasi sel kulit berjalan lebih baik. Saat kelembaban kulit terjaga, penumpukan sel kulit mati yang bisa membuat wajah terlihat kusam juga dapat berkurang.
Mungkin karena itu sekarang aku nggak lagi melihat moisturizer hanya sebagai produk yang tugasnya melembabkan.
Buatku, moisturizer lebih kayak langkah sederhana yang membantu untuk menjaga tampilan kulit tetap sehat setiap hari.
Bukan supaya wajah terlihat sempurna, tapi biar kulitku terasa lebih nyaman, nggak mudah kusam, dan terlihat lebih segar meskipun sedang banyak aktivitas.
Bagaimana Memilih Moisturizer untuk Kulit Berminyak?

Kalau dulu aku menghindari moisturizer karena takut lengket, sekarang aku justru lebih fokus memilih tekstur yang sesuai.
Biasanya pemilik kulit berminyak lebih nyaman menggunakan tipe moisturizer yang:
- gel,
- gel-cream,
- atau lotion yang ringan.
Selain tekstur, aku juga suka memperhatikan kandungannya. Biasanya, aku memilih moisturizer dengan pilihan kandungan, sebagai berikut:
- hyaluronic acid,
- glycerin,
- niacinamide,
- dan ceramide.
Yang terpenting, aku pilih produk yang terasa nyaman untuk kupakai setiap hari.
Karena skincare terbaik seringkali bukan yang paling mahal atau paling viral. Tapi, yang benar-benar cocok dengan kebutuhan kulit. Begitu ya, Beauty Squad.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemilik Kulit Berminyak
Setelah melihat kembali kebiasaan lama, ternyata aku pernah melakukan hampir semuanya. Ini dia beberapa kesalahan yang cukup umum dilakukan oleh pemilik kulit berminyak, antara lain:
- melewatkan moisturizer sepenuhnya,
- terlalu sering mencuci wajah,
- memakai terlalu banyak produk yang bikin kulit makin kering,
- mengikuti tren skincare tanpa memahami kebutuhan kulit sendiri.
Kalau kupikir-pikir lagi, kulit berminyak seringkali bikin aku terlalu fokus untuk menghilangkan minyak. Padahal yang kulit belum tentu juga membutuhkan itu. Kadang ya, kulit hanya butuh kelembaban yang cukup.
Jadi, Apakah Kulit Berminyak Wajib Pakai Moisturizer?
Menurut pengalamanku, jawabannya iya. Lebih tepatnya, yang perlu kalian ingat tuh bukan tentang kita harus pakai moisturizer atau nggak sih. Tapi, lebih ke jenis moisturizer yang kita gunakan.
Kulit berminyak tetap membutuhkan kelembaban biar kondisinya lebih seimbang dan nyaman.
Soalnya, pada akhirnya tujuan moisturizer bukan membuat wajah semakin berminyak, tapi membantu untuk menjaga kebutuhan kulit biar tetap terpenuhi.
Pesan untuk Kalian yang Masih Takut Pakai Moisturizer
Kalau ada satu hal yang ingin kusampaikan pada diriku beberapa tahun lalu, mungkin kalimatnya sederhana saja. Nggak perlu buru-buru menyalahkan moisturizer.
Begitu, aku paham cara kerja kulit dengan lebih baik, aku justru menyadari bahwa moisturizer bukan musuh bagi kulit berminyak.
Sebaliknya, langkah sederhana ini bikin kulit terasa lebih nyaman, lebih sehat, dan lebih seimbang.
Jadi, kalau sampai hari ini kalian masih sering skip moisturizer karena takut wajah semakin berminyak, mungkin sudah saatnya kalian memberi kesempatan lagi pada produk yang teksturnya lebih sesuai dengan kebutuhan kulit.
Seringkali, yang perlu kalian ubah bukan rutinitasnya, tapi pilihan produknya.
Jangan takut pakai moisturizer saat punya kulit berminyak ya, Beauty Squad-ku! Percayalah! Kalian hanya perlu cari moisturizer yang teksturnya gel dan kandungan yang sesuai untuk kebutuhan kulit.
Sampai jumpa di artikelku selanjutnya ya. Kalian butuh baca artikel dengan topik apa nih? Tulis di kolom komentar ya, Beauty Squad-ku!