Tentang Body Care dan Cara Kita Memperlakukan Tubuh Sendiri

Kalau kalian perhatiin nih ya. Pada sadar nggak sih kalau kita tuh cenderung lebih perhatian sama kulit wajah ketimbang kulit badan yang lain?

Bayangin nih! Kita bisa berlama-lama di depan kaca. Ngolesin beragam skincare secara rutin setiap hari. Sementara buat badan? Apa coba yang sudah kalian lakukan?

Paling cuma mandi. Oke. Sama pakai body lotion deh. Tapi, pada jarang banget yang mau pake sunblock ‘kan? Kecuali kalau pas lagi berjemur di pantai atau pas lagi berenang.

Padahal, resiko kena bahaya sinar UV-nya sama. Masalah kulitnya juga nggak beda.

Kagak usah pake nunjuk kanan kiri dah. Aku juga dulunya begitu kok. Boro-boro pakai sunblock. Pakai body lotion juga jarang banget.

Please, jangan ada yang ngelanjutin kebiasaan ini ya, Beauty Squad-ku!

Soalnya, kulit badan juga bisa kering, gampang gatal, dan kelihatan lelah kalau kalian abaikan. Jangan lupa! Mereka juga bisa keriputan.

No. Aku nggak lagi ngomongin soal standar kecantikan di mana kulit harus putih atau wangi seharian. Nggak sama sekali. Meski kalau bisa wangi seharian juga bagus sih. Hehehe…

Sebenarnya, aku cuma mau ngomongin tentang body care sebagai bentuk perhatian paling dasar pada tubuh kita. Pokoknya mah jangan hanya perhatian sama kulit wajah doang gitu deh.

Apa Sebenarnya Body Care Itu?

Seperti yang ada dalam pikiran kalian, body care tuh semua bentuk perawatan yang kita lakukan buat kulit tubuh, dari leher sampai kaki.

Mandi jadi salah satu bagian dalam aktivitas body care yaitu membersihkan kulit. Belum lagi ada kegiatan melembapkan, melindungi, sampai merawat masalah tertentu, kayak kulit yang kering, kusam, atau sensitif.

Buatku sih nggak beda jauhlah sama face care. Kayak semacam kebiasaan kecil yang menunjukkan bahwa tubuh kita juga layak diperlakukan dengan baik.

Mirisnya, masih banyak orang yang menganggap body care itu sekedar perawatan tambahan. Kalau sempat dan kalau ada budget lebih doang.

Padahal, merawat kulit tubuh itu kebutuhan dasar. Bukan tren musiman lho, Beauty Squad-ku. Catat ya!

Kenapa Tubuh Sering Kalah Prioritas Daripada Wajah?

body care sering terabaikan

Jawabannya klise tapi nyata banget. Mau tahu nggak, apaan? Yups. Semua karena standar kecantikan.

Area wajah adalah bagian yang paling terlihat, paling sering dinilai. Sementara tubuh, selama tertutup pakaian, ya udahlah seringnya nggak dianggap perlu perhatian ekstra.

Ibaratnya nih ya, kalau kulit badan mah buluk juga bodo amat. Asal kulit wajah glowing. Hayo lho, siapa yang juga merasa kayak gini? Jangan lagi-lagi ya, Beauty Squad-ku!

Meskipun, ritme hidup yang serba cepat juga bikin body care terasa merepotkan. Jangan lagi ada yang berpikir, body care bisa kita lakukan nanti saja, yang penting bersih. Big no.

Soalnya, kebiasaan kecil yang kita lakukan rutin, sering kali lebih berdampak daripada perawatan mahal yang intensitasnya jarang. Intinya nggak perlu perawatan mahal. Segala pake mandi susu. Mending, perawatan rutin saja.

Body Care Itu Nggak Harus Ribet dan Mahal

Aku percaya satu hal, body care yang konsisten lebih penting daripada body care yang sempurna. Lagian nih, mana ada yang sempurna di dunia ini? Iya nggak?

Makanya, soal perawatan kulit tubuh, kalian nggak perlu punya sepuluh produk. Pakai saja produk body care dasar. Kurasa itu sudah cukup kok. Yang penting tuh:

  • pilih sabun mandi yang sesuai dengan jenis kulit tubuh,
  • cari pelembap badan yang bisa kita pakai secara rutin,
  • dan tentukan perlindungan sederhana dari paparan sinar matahari.

Kalau kalian baru mulai, fokus dulu ke rutinitas body care harian yang realistis dan kalian bisa menjalaninya tanpa beban.

Langkah Dasar Body Care yang Perlu Kalian Kenal

Lanjut ya artikelnya, bagian ini aku bakal menuliskan beberapa langkah dasar body care. Bukan yang terlalu rumit, kayak yang biasa dilakukan para artis.

Langkah perawatan tubuh secara sederhana yang bisa kita lakukan, di antaranya:

  • Membersihkan tubuh dengan lembut.
  • Lembabkan kulit secara rutin.
  • Melindungi kulit dari paparan dari luar.
  • Coba dengarkan sinyal yang terpancar dari kulit.

Yuk kita mulai bedah satu demi satu!

1. Membersihkan Tubuh dengan Lembut

Pada proses ini, aku yakin nggak ada yang dengan sengaja skip. Kecuali, Kak Tasya Farasya. Di satu kontennya, aku pernah mendengar pengakuannya, kalau dia mandi bisa beberapa hari sekali.

Tapi, aku yakin sih. Meski mandinya jarang, Kak Tasya Farasya akan membersihkan kulit tubuhnya dengan cara lain. Secara, dia ‘kan artis ya. Hehehe…

Yang jelas, kalian mesti banget pilih pembersih yang nggak bikin kulit terasa kering atau tertarik. Kalian harus tahu, sabun mandi yang terlalu keras sering jadi penyebab utama kulit badan jadi kering dan bersisik.

2. Melembapkan Kulit Secara Rutin

Urusan melembapkan kulit nih sebenarnya nggak rumit. Cuma memang, dalam hal memilih produknya yang bikin puyeng.

Kalian bayangin deh! Produk buat melembabkan kulit tuh nggak hanya body lotion doang. Ada lagi yang dari body cream sama body butter.

Kalau masih kurang juga, ada yang datangnya dari body serum. Nah lho. Milih pake body lotion yang mana saja, rasanya sudah menguras energi ‘kan? Hehehe…

Saranku cuma satu sih! Kalian pilih yang sesuai dengan kondisi kulit tubuh kalian, baik dari tekstur dan kegunaannya.

3. Melindungi Kulit dari Paparan Luar

Berikutnya adalah perlindungan buat kulit dari paparan luar. Mau itu sinar UV yang berbahaya, juga debu dan kotoran.

Bagian ini sering banget kita lupakan. Kemungkinan sih pada mikir yang ya udahlah ya. Kulit tubuh mah kuat. Nggak akan terpengaruh sama efek dari luar.

Apalah arti sinar UV buat kulit tubuh?

Padahal mah, kulit tubuh juga bisa terpapar sinar matahari. Apalagi kalau kalian lebih sering beraktivitas di luar ruangan. Terus, efeknya juga sama dengan yang terjadi di kulit muka yang tanpa perlindungan lho, Beauty Squad-ku!

4. Mendengarkan Sinyal dari Kulit

Bagian ini juga penting nih, Best. Kulit yang bermasalah tuh pasti akan kasih pertanda ke kita. Makanya, kalau kubilang sih, kalian kudu lebih aware sama pertanda itu.

Misalnya, katakanlah kulitmu gatal, kemerahan, atau ada bagian yang terasa perih. Ini tuh jangan kalian cuekin ya! Bisa jadi mereka tuh pertanda. Ada yang lagi mereka butuhkan.

Kalian mah tinggal kasih kebutuhan itu. Tuh ‘kan! Apa kubilang. Memahami jenis kulit tubuh dan kebutuhannya emang se-penting itu.

Setiap Tubuh Punya Kebutuhan yang Berbeda

pentingnya merawat kulit tubuh

Ini yang harus kalian catat! Nggak semua orang cocok sama satu produk yang sama.

Contoh, ada yang kulit tubuhnya kering, ada yang sensitif, dan nggak sedikit orang yang kulitnya mudah kusam atau belang.

Jelas sekali, masing-masing permasalahan punya kebutuhannya sendiri. Sehingga, mengenali kebutuhan kulit tubuh jadi bagian penting dari body care.

Bukan bertujuan untuk membandingkan lho, tapi untuk menyesuaikan.

Kalau kulitmu sensitif, misalnya, kamu perlu ekstra hati-hati saat memilih kandungan body care dan menghindari bahan yang berpotensi memicu iritasi.

Body Care sebagai Self-Care yang Lebih Jujur

Akhirnya, aku mulai melihat body care bukan lagi sebagai kewajiban, tapi semacam momen jeda gitu deh.

Waktu singkat habis mandi, aku mengoleskan lotion dengan fokus. Dalam artian benar-benar hadir.

Nggak pake ada tuntutan harus glowing. Nggak ada target kulit harus seperti siapa. Yang ada hanya perasaan nyaman dengan kondisi tubuh sendiri yang terawat.

Di titik ini, body care terasa lebih jujur. Ia nggak berisik, nggak kompetitif, dan nggak harus menuntut validasi.

Saat Merawat Tubuh Menjadi Dialog dengan Diri Sendiri

Pernah nggak sih? Kalian tuh terlalu sibuk memperbaiki banyak hal, sampai lupa satu hal yang paling dasar.

Merawat diri dari hal paling dekat yaitu tubuh kita sendiri.

Dalam hal ini, body care bakal jadi teman berdialog kecil dengan dirimu sendiri yang memunculkan beberapa pertanyaan, kayak:

  • apakah aku cukup istirahat?
  • mungkin nggak sih aku terlalu keras pada diri sendiri?
  • dan apakah aku sudah memberi tubuh apa yang ia butuhkan?

Meskipun, pertanyaan-pertanyaan ini nggak selalu butuh jawaban cepat. Tapi, yakin deh! Menyadarinya saja sudah jadi langkah besar lho.

Tentang Body Care dengan Lebih Sadar

So, kalau aku boleh bilang nih, merawat tubuh bukan soal tren, bukan soal hasil instan, dan bukan juga soal memenuhi standar tertentu.

Ia adalah bentuk perhatian yang pelan, konsisten, dan personal dari kita untuk tubuh.

Aku berharap semoga setelah membaca ini, body care nggak lagi terasa kayak kewajiban tambahan, tapi bagian alami dari cara kita memperlakukan tubuh sendiri. Tentu saja, dengan lebih sadar dan lebih ramah.

2 pemikiran pada “Tentang Body Care dan Cara Kita Memperlakukan Tubuh Sendiri”

  1. Baca tulisan ini berasa kena sentil halus tapi jujur. Kita sering banget “anak tirikan” kulit badan dan cuma fokus glowing di wajah, padahal luas permukaan kulit badan jauh lebih besar dan butuh perlindungan UV yang sama. Ternyata body care itu bukan soal gaya-gayaan atau harus putih, tapi bentuk terima kasih dan cara kita berdialog sama diri sendiri.

    Balas
  2. Asli sih memang saya sendiri dengan bodycare ini kurang memperhatikan. Palingan cuma sabun mandi saja tanpa melanjutkan dengan lotion apalagi sunscreen. Padahal ternyata cukup penting juga memperhatikan kesehatan kulit tubuh dengan penggunaan paket bodycare ini, ya

    Balas

Tinggalkan komentar